Tablet Salut Ajaib yang Bisa Bantu Jelajahi Gunung Munara

“Naik gunung yuk.”
“Ayo, kapan?”
“Besok minggu.”
“Siap.”
“Lah, emang kamu nggak capek, kan baru balik dari Mudik.”

Tuh, teman saya sampai kepo, saat saya ditawarin naik gunung, langsung mau. Padahal kemarin-kemarin saya sempet flu, batuk plus masuk angin, abis mudik, ngerjain deadline, bergadang semaleman, belum lagi urus event dan kuliah juga. Tapi, saya bisa kembali aktif tuh cepet banget, bahkan sampai naik gunung loh.



Wah, saya tuh paling seneng kalau traveling, apalagi berbau alam atau ke tempat yang memang belum pernah saya datangi, pasti antusias banget. Nah, sejak mendapatkan informasi bahwa ada gunung yang bisa dijelajahi hanya dalam satu hari, mendadak saya kepo banget, saat itu saya langsung mikir sambil memincingkan mata, mana ada daki gunung satu hari? 

Oke, saya nggak perlu mikir ratusan hari untuk memutuskan mendaki gunung. Cukup semenit, saya langsung mengiyakan, ajakan teman saya untuk mendaki gunung yang terletak di kab Bogor itu.


**

Mentari pelan-pelan menyembul, saat saya bersama teman-teman tiba di gapura pintu masuk menuju gunung Munara. Situs gunung Munara terletak di Desa Kampung Sawah,Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Karena hanya satu hari, saya nggak perlu repot membawa banyak barang, cukup ransel yang isinya air minum, dompet, kamera, satu kaos, obat-obatan dan cemilan, maklum suka laper.

Katanya sih untuk mencapai puncak, dengan jalan kaki bisa ditempuh sekitar satu jam setengah. Sebelum naik gunung, tak lupa minum tablet salut gula, cukup satu tablet satu hari setelah makan, biar badan enteng, yang penting jangan lupa untuk melakukan pemanasan, biar otot-otot jadi lebih rileks. Infonya, untuk pemula seperti saya, yang penting harus pinter mengatur nafas, pastinya jika mulai lelah, istirahat di pos yang telah disediakan. 

Munara sendiri merupakan situs gunung yang awalnya sebagai tempat untuk melakukan meditasi atau bertapa, tapi kemudian berubah menjadi tempat umum, sejak para pendaki mengenalkan Munara di akun media sosial mereka, yaitu instagram dan langsung ngehits. 

Setiap pendaki dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 15.000, lokasinya yang dekat dengan Ibu Kota, membuat gunung Munara sangat terjangkau, pas banget untuk teman-teman yang nggak punya banyak waktu untuk liburan.


Buat teman-teman yang kehabisan air minum, tak perlu cemas, karena di setiap pos ada warung yang menjual air mineral maupun cemilan ringan, harga per botol air mineral dibandrol seharga Rp. 6000. 



Jangan lupa, jangan buang sampah sembarangan. Untuk botol kosong bisa dimasukan tas, buang ditempat sampah yang disediakan atau berikan ke pedagangnya, mereka senang kok mengumpulkan botol bekas air mineral. 

Masya Allah, Munara memang menyuguhkan pemandangan yang memukau, teman-teman dapat menemukan spot cantik di sana, pantas saja spot-spot cantik tebing ini sangat diburu oleh pendaki. 



Tak mau buang waktu, akhirnya saya buru-buru naik memanjat puncak bintang, dengan ketinggian sekitar 1119mdpl. Matahari tepat diatas kepala, sangat terik, bahkan kalau kita buka alas kaki pastinya panas banget, tapi dari atas sini, saya bisa menatap permadani hijau. Oh iya menurut saya Munara nggak terlalu dingin kok, jadi nggak perlu bawa jaket yang tebal atau bawa selimut.

Di balik kekokohan Munara, ternyata terselip cerita sejarah, Munara awalnya sebagai tempat ritual untuk bertapa penduduk setempat. Di Munara teman-teman bisa juga melihat Goa Soekarno, jejak Kabayan, batu adzan, batu belah. Menurut Bang Darma dari Drip Indonesia, Munara baru ramai di kunjungi oleh pendaki sejak tahun 2014, bahkan pembuatan gapura dan struktur petugasnya di support oleh Drip Indonesia.

Untuk teman-teman yang mau menyambangi gunung Munara, bisa melalui stasiun Bojong Gede jalan ke arah pasar Parung, terus ke arah rumpin.

Fyi, bicara naik gunung, sudah pasti badan harus fit, apalagi kalau teman-teman itu sibuk dan punya segudang aktifitas, pasti daya tahan tubuh cepat menurun untuk itu butuh multivitamin yang yang bisa mengatasi itu semua.

Ini dia si tablet salut ajaib, yang selalu bikin sehat, bugar & aktif melakukan banyak aktifitas, terutama mendaki gunung munara.

Nah, teman-teman menjaga kesehatan itu penting banget, apalagi kalau teman-teman doyan naik gunung. Pasti butuh tenaga extra, nggak mau dong hobi naik gunung atau traveling ke ganggu, hanya karena sakit.

Untuk itu selain hidup sehat, pastinya harus positif thinking. Berikut cara agar bisa hidup sehat dan bebas menjalani aktifitas yang padat.

1. Teman-teman harus cerdas mengelola emosi dengan baik, karena marah, bingung alias galau, dendam, cemas, sedih terlalu lama, bahkan negatif thinking bisa buat stress dan memanggil penyakit untuk datang ke tubuh kita. Alhasil daya tubuh menrun dan gampang sakit.

2. Hindari asap rokok, karena efek terpapar asap rokok sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh. 

3. Hindari mager alias malas gerak. Teknologi yang semakin maju, membuat kita malas untuk bergerak, lebih senang kemana-mana naik motor dibanding jalan kaki, naik lift daripada naik tangga, bahkan pekerjaan sehari-hari dikerjakan oleh ART, terus kita ngapain? Cuman nonton tipi, duduk santai, tiduran, omigoot! Pastinya bikin berat badan naik dan penyakit bermunculan.

4. Minum air putih yang banyak, perbanyak makan sayur dan buah buat menuhin asupan vitamin dan mineral dalam tubuh. Nah, karena saya sibuk banget, makanya butuh multivitamin yang praktis dan mudah dibawa kemanapun saya pergi. Ini dia, saya kenalkan tablet salut ajaib yang rutin saya konsumsi, yaitu THERAGRAN-M merupakan produk multivitamin dari Taisho yang sudah ada logo halalnya, tiap tabletnya mengandung vitamin dan mineral yang lengkap banget, ngebantu banget buat proses penyembuhan biar fit dan tetap sehat.



Theragran-M merupkan multivitamin - mineral yang mengandung vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan dan vitamin untuk mengembalikan tubuh setelah sakit, tuh makanya saya bisa tetap beraktifitas setelah sakit, bahkan bisa jelajahi gunung Munara dan melakukan berbagai aktivitas lainnya. 



"Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Taisho."

Komentar

  1. Mendadak jadi ingin naik gunung juga. Dan nggak harus ke gunung yang jauh-jauh, ya... (Melihat ke sekeliling yang gunung) ^_^

    BalasHapus
  2. Gunung munara ya... deket dan bisa didaki hanya dalam 1 hari pulang pergi. Kayaknya bisa dicoba ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, pas banget nih yang punya liburan hanya satu hari hihi

      Hapus
  3. Tempatnya indah banget mbak. Kapan kapan aku ajakin ya hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayuuk, naik gunung bareng-bareng seru loh

      Hapus
  4. Pengen ikutan naik gunung ruy, itu foto super cakeerl

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo ikut mbak, iyaa nih prosesnya juga super hihi

      Hapus
  5. Dari dulu mau naik gunung gagal mulu (mentok di wacana kwkwkw)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ini juga baru pertama, dulu sih pernah pas kecil wakak

      Hapus
  6. Wah sy pernah duluuu bgt naik gunung, itu jg ga sampai puncak hehhe
    Byw, tia keren bs menaklukkan gn. Munara

    BalasHapus
  7. Batunya beneran terbelah mbak Tia? Memang seperti terbelah atau gimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak beneran di sana ada batu terbelah, gede banget

      Hapus
  8. Naik gunung itu cita-citaku sejak dulu, tapi belum keturutan mba...ga ada yang ngajakin hiks...btw di poto yang mba Tia diduk itu bawahnya tebing? Kalo aku dah mrinding-mrinding mbak hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo mbak sama aku hihi
      Iya itu di ujung tebing bintang

      Hapus
  9. Aduhhh mager ini yang skr jd momok, semua2 serba online. Jadi males keluar rumah nih mba hihihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, iya kalau udah males gerak, malah bikin pegel-pegel

      Hapus
  10. Aku pengen naik gunung sampai setua ini belum keturutan. Huhuhuhu

    BalasHapus
  11. Aku juga pernah baca, selain negative thinking, dendam juga bisa bikin penyakit.. Makanya aku kalo marah ya marah aja ngga pernah dipendam..hehe.. Tp masih harus belajar mengelola emosi juga sih.. Yg penting insya Allah aku ngga pendendam.. :D

    Thanks for sharing ya Mbaa..

    Betewe..aku sebenernya pengen juga naik gunung, tp nunggu krucils gede2 dulu ah..biar bisa diajak juga. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, kalau marah mendingan kerjain pekerjaan rumah, nyapu, ngepel, cuci baju, pas marahnya reda rumah dah beres hihihi

      Hapus
  12. Udah lama ga naek gunung, liat postingan ini jadi pengen naek gunung lagi.

    BalasHapus
  13. aku terakhir daki gunung masjid, ponorogo. keren mbak pemandangannya
    berkahkhair

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah saya belum pernah, semoga bisa ke sana juga

      Hapus
  14. wiih mau dooong ikut naik gunung.. Theragrannya bikin stamina ttp oke ya mak :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo mbak deket loh dari rumah dirimu, iya Theragran ngebantu banget

      Hapus
  15. Cocok untuk bumil ga ya mba? Perlu bgt ni multivitamin yg bikin tubuh fit lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena ini multivitamin & mineral biasanya cocok, coba konsultasikan lagi ke dokter ya say, soalnya setiap orang kebutuhannya beda-beda ya bumil cantik hihi

      Hapus
  16. Foto di batu belah itu epic bgt. Tentunya gk bisa melakukan itu klo badan ngga fit ya mba. Untung ada the ragran m ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul banget, naik gunung kudu badan fit

      Hapus
  17. Perlu multivitamin ya kita kalau beraktivitas berat...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, multivitamin plus semangat hihi

      Hapus
  18. Hebatnya Bogor ternyata punya gunung eksotis ini. Apalagi kalau anda cerita mistisnya pasti tak lama lagi akan ramai dikunjungi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, sekarang udah mulai ramai pengunjung, terutama wekeend

      Hapus
  19. Mbak Tia.. aku horor lihat yg duduk di batunya itu.. Tidak ada keterangannya ta mbak itu gunung berapa ketinggiannya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu puncak bintang, kayanya tertulis dengan ketinggian sekitar 1119mdpl, tapi kurang paham berapa pasnya hihihi

      Hapus
  20. Wah di gunung ya mba, keren pemandangannnya :D

    BalasHapus
  21. Naik gunung pasti seru banget ya, asyiiik neh. Obat ini bisa di bawa kemana saja ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seru ceu, iya multivitaminnya sih praktis

      Hapus
  22. Kalau aktivitasnya banyak kaya mbak Tia gini emang perlu ya minum multivitamin. Emak-emak kaya saya mungkin juga perlu biar selalu setrong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apapun profesi dan aktifitasnya, emang perlu banget tuh minum multivitamin hihi

      Hapus
  23. Belum pernah naik gunung. Tapi saya mau coba ah dibantu sama Theragran-M pastinya.

    BalasHapus
  24. wah, saya jadi gak enak hati nih baca jangan mager... terima kasih buat tegurannya karena memang saya orangnya mager banget... jalan sih mau tp kl hikign beneran asli magerrrrrr... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wakakka saya juga mager mbak, tapi demi sehat ya apstinya gerak, walau jalan dari kamar ke toilet gitu hihi

      Hapus
  25. itu jembatan sadis banget yak, airnya deras kan...habis jejalan, pas sampe rumah baru kerasa pegalnya, kalo pas jalan mah kuat aja ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya jembatan kayu mbak, tapi lebih sadis pas jembatan waktu di Baduy, tanpa paku

      Hapus
  26. Mendadak pengen beli tablet salut ajaib juga

    Regards
    Budy | Travelling Addict
    www.travellingaddict.com

    BalasHapus
  27. Saya juga waktu naik gunung sering mbak bawa persediaan biar nanti jaga jaga gituh, tapi sepertinya kalau yang ini belum nyoba deh.

    BalasHapus
  28. sepertinya perlu dicoba, gak cuman yang naik gunung pekerja keras juga perlu.
    thank

    BalasHapus

Posting Komentar