Mewujudkan Impian Dengan Investasi Emas Zaman Now




Banyak yang bilang freelance itu mah enak banyak waktu, kerja kapan aja dan dimana aja. Iya, bener banget, tapi kayanya kalau bicara waktu, freelance itu lebih sibuk dan lebih menghabiskan banyak waktu ketimbang orang-orang yang kerja di kantoran deh, hihi.  

Setiap orang pasti ingin merancang masa depannya dengan baik, tak terkecuali seorang seorang freelancer kaya aku gini, dengan pendapatan yang tak menentu, tapi ingin banget memiliki masa depan yang cerah, bisa liburan kaya orang-orang, bisa investasi bahkan bisa berangkat umroh bareng keluarga, pasti menyenangkan banget kan? 

Tapi, gimana bisa mewudjukan impian, lah aku aja beli motor harus kredit hihi. Dulu aku tuh mengandalkan sepeda motor sebagai alat transportasi yang paling efisien dan bebas hambatan, karena belum memiliki uang sampai akhirnya aku itu menjatuhkan pilihan untuk kredit motor alias beli motor dengan bayar menyicil, dan bunyinya gak dit..dit kok, kalau ditanya ada bunganya gak? Pasti ada banget dan maaf yak, dulu aku belom paham yang namanya riba dan efeknya bagi kehidupan aku itu seperti apa? 

Yang ada selama proses kredit itu bukannya bikin aku nyaman karena udah punya sepeda motor, melainkan malah bikin hidup aku tuh gak tenang, gak tenang mikirin cicilan setiap bulannya dan bahkan ada aja yang sepeda motor mulai rusak, pokoknya rewel dan bikin ngos-ngosan selama kurang lebih 3 tahun lamanya. Dan setelah sepeda motor itu lunas, aku baru deh bisa bernapas lega. 

Sampai akhirnya aku menjual sepeda motor itu dan mulai memperbaiki hidup dengan mulai menabung, tapi sayang hal itu gak membuat aku puas, sampai akhirnya aku menemukan tabungan syariah dengan sistem bagi hasil.Ternyata menabung dalam bentuk uang, lebih sering tergoda diskonan, lama-lama uang di tabungan pun menyurut, sementara masih banyak impian yang mesti dibangun. 

Dan ternyata Perjalanan untuk merancang masa depan yang membuat hidup nyaman, berkah dan tentram itu butuh perjuangan, karena gak cuman menabung, aku juga harus memikirkan untuk berinvestasi, tapi sempat bingung sih, mencari investasi syariah dan aman itu dimana? 
 
Karena sekarang aku lebih paham banget dengan syariah dan memilih yang syariah itu bikin hidup jadi lebih nyaman, tentram dan aman. Sampai akhirnya aku ketemu sama teman yang rekomendasiin investasi emas di AMITRA FIFGROUP? AMITRA FIFIGRUOP sih aku udah kenal dan sering denger, tapi baru tau kalau ternyata AMITRA ini bisa buat investasi emas logam mulia, biasanya kalau Mama aku investasi emas itu berupa perhiasan yang di pake dan itu rentang banget rusak dan tergoda untuk di jual hehe. 

Oh, aku langsung kepoin website AMITRA dan ternyata AMITRA ini merupakan syariah financing dan salah satu layanan pembiayaan FIFGROUP yang merupakan anak perusahaan ASTRA.


AMITRA ini merupakan brand dari FIFGROUP yang merupakan lembaga keuangan dengan platform berbasis syariah dan sudah terpercaya membantu melakukan menyimpanan emas logam mulia selama proses masa pembiayaan berlangsung, jadi lebih aman.

Wah saat itu aku baru tau, ternyata ada loh investasi emas logam mulia yang  berbasis syariah dan aman, apalagi di AMITRA ini emas logam mulianya sudah mendapatkan sertifikat dari PT ANTAM dan sudah diakui di Mancanegara. Inilah beberapa keuntungan berinvestasi emas logam mulia, yaitu :
1.    Konon harga emas logam mulia meningkat setiap tahunnya dan pastinya gak akan rugi nih.
2.  Emas logam mulia merupakan investasi yang memberikan keuntungan jangka panjang.
3.    Emas logam mulia sangat mudah diperjual belikan.

Oke, aku pun terpikat untuk berinvestasi emas logam mulia, tapi sayang gak punya uang euy, lagi-lagi ternyata di AMITRA ini bisa memiliki emas logam mulia dengan pembiayaan emas dari AMITRA FIFGROUP loh, prosesnya mudah hanya dengan KTP saja, dengan akad Murabahah dan tenor nya itu 3 sampai 36 bulan. Jadi gak takut deh kena riba deh. 

Semoga apa-apa yang menjadi awal yang baik bisa menjadi berkah untuk membangun masa depan dan mewujudkan impian lebih baik lagi. Setidaknya aku mulai pelan-pelan menjauhi dunia riba.


Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba menulis #AMITRA #AMITRAWritingCompetition

Komentar