Menemukan Cita Rasa Lokal di BIP Writer's Gathering 2016



Yeay, teman saya seneng banget sama tanggal 22 September, sebut aja Widia, padahal nama sebenarnya, bahkan dia punya keinginan untuk menikah pada tanggal tersebut, terus ditanggal yang sama adik saya juga ulang tahun dan penerbit yang melahirkan buku Kalau Cinta Bilang Aja alias Bhuana Ilmu Popular juga merayakan ulang tahunnya yang ke 24 dengan meriah. Wah usia 24 itu pastinya sangat dewasa dan memikat hati. 

Buat teman-teman yang penasaran sama buku kalau cinta bilang aja, bisa langsung meluncur ke Kutipan yang bikin baper di buku kalau cinta bilang aja

Dari jauh-jauh hari saya udah menyiapkan waktu dengan buletin tuh kalender, biar bisa hadir di acara ini, kayanya sih sejak usai BIP Writer's gathering 2015, saya udah pesan biar di undang lagi tahun depan *ngarep banget. 

Oh iya, ini merupakan kedua kalinya saya menghadiri acara BIP Writer's Gathering dan parahnya saya nggak bawa kado untuk BIP, tapi BIP yang kasih kado saya kompor gas gede. Alaamak!

Acara yang diselenggarakan di lantai 7 ruang Rubi, Gedung Gramedia Kompas, Palmerah, ini bikin baper banget, disambut dekorasi yang lokal banget, setelah registrasi langsung dikasih 3 godie bag, nggak cuman itu, saat nengok kebelakang ada kartu nama kece yang digantung di frame kayu, pastinya kartu nama itu udah menanti minta diambil sama pemiliknya.

Acara BIP Writer's Gathering ini memang rutin diselenggarakan setiap tahunnya, dengan mengundang penulis dan ilustrator, BIP sendiri lahir pada tanggal 22 September 1992. Acara ini sangat Indonesia banget, mulai dari dress code, dekorasi, photo booth, Musikalisai puisi, pemutaran film Jacky Tarub yang dimainkan oleh redaksi BIP, persembahan lagu-lagu dari LAN (Lagu Anak Nusantara) bahkan sampe ada es cendol yang bikin meleleh. 

Fyi, BIP kali ini mengangkat tema "Story of Indonesia" Karena BIP itu menghargai dan mau mengangkat penulis lokal untuk berkarya melalui tulisan agar bermanfaat dan menjadi warisan untuk generasi selanjutnya.

Awalnya saya sempat, berpikir kondisi perbukuan di Indonesia sedang lesu, ditambah peminat baca semakin berkurang, tapi persaingan semakin kuat. Namun, semua itu terbantah, menurut Direktur Toko Gramedia Mas V.Sugiarta, Gramedia saat ini terus membuka toko buku di berbagai wilayah, untuk bulan oktober akan opening di Karawang. Nah, Gramedia saja sangat antusias, seharusnya penulisnya juga harus antusias dan selalu berinovasi untuk menciptakan sebuah karya.




Komentar

  1. asik banget yang bisa hadir nih, apalagi ada diskon, untuk wormbook kyk aku sih ikut acara ini sama rasanya kyk naek ke kapal pesiar

    btw

    kunjungi juga blog aku yang ngebahas penyakit sejuta umat Kolagit obat diabetes

    BalasHapus
  2. Seru banget pengen ikut juga, semoga suatu hari kelak ya, aamiin

    BalasHapus
  3. Pasti seru banget ya acaranya.

    BalasHapus

Posting Komentar